DAFTAR ISI: tentang saya | being moderat | project5 | galeri | simple view | tanJabok.com
MAN BEHIND ME: muhammad, syekh abbas, afa, tan malaka, m.hatta, m.natsir, dt.ribandang-dt.ketemanggungan, umar bin khatab, ali bin abi thalib, etc...
as MINANG's: it isnt about narsism, every man shouldnt forget who they really are... if they do, they just burried their identity, let this be our opportunities/potentials, not threats... a half man dont know where they stand on...
my PROFILEs-SOCIETYs: insancendekia ∙ friendster ∙ goodreads ∙ multiply ∙ andoide ∙ facebook ∙ flickr my WEBs-BLOGs : andodinejad ∙ tanjabok ∙ intuition AFFILIATES : insancendekia ∙ iaic learning center ∙ forum iaic ∙ indonesia renewable energy blog ∙ iaic blog ∙ 5000buku ∙ darul funun el-abbasiyah ∙ project five ∙ jiwandaru ∙ legasi
[friends, partners and links] A: adi ∙ agnilia ∙ ahmadinejad ∙ andesmal ∙ averroes B: bundo nismah C: chelsea-fc ∙ chendra D: denny E: evan F: fakhrum G: gadjah-mada-univ ∙ go-ranahminang ∙ ghulam imaduddin ∙ goenawan mohamad H: hendra mahesa K: kamar maut ∙ kompas I: indra j.piliang L: lathifah arif ∙ lyle M: maisya farhati ∙ man insancendekia ∙ man-utd ∙ matahari gading P: pdri R: rahasia meede ∙ rantaunet ∙ rantaunet foto ∙ rezha rochadi ∙ rhea ∙ republika ∙ rosa S: salman azis ∙ sheffield-fc ∙ syarif ∙ suheimi U: ubgb W: west-sumatera ∙ wiwiet Y: yudi ∙ yusril ihza mahendra ∙ yuti ariani Z: zainal muttaqin ∙ zhmee altratimuri
15 September 2007
senja ramadhan
bulan ini, adzan berlomba memekik membelah langit
kerinduan memuncak
bercengkrama menjadi tamu
Diposting oleh
abie...
di
1:10 PM
0
komentar
Label: puisi
04 September 2007
aku suka
ketika camar datang dengan kabar tentang angin
perlahan petang berlomba menyambut malam
aku suka
dimana tidurku dihadiri sang malam
dan usahaku dihadiri sang siang
aku suka
ketika waktuku menjadi bermanfaat
dan duka ku menjadi manfaat bagi orang lain
aku suka
ketika hadirku menjadi warna
sedikit cerah disaat badai
sedikit tapi aku suka
Diposting oleh
abie...
di
4:20 PM
0
komentar
Label: puisi
23 August 2007
rindu
senja datang...
kicau yang ku tunggu tak juga berbunyi...
melihat pepohonan
dahan, semak
yang hadir hanya rindu
suara merdu dari balik jendela
memanggil riang satu namaku
rindu
Diposting oleh
abie...
di
3:46 PM
0
komentar
Label: puisi
30 June 2007
dream
never end your dream...
even theres only ur own shadow at ur back
Diposting oleh
abie...
di
8:55 AM
0
komentar
Label: puisi
17 June 2007
perempuan kaca
berdiri dibalik lemari kaca
tertelanjangi oleh geliat mu sendiri
lebih suka menjadi penari
bergemulai dan menambah tebal bedak dengan sedikit lipstik
yah lipgloss juga boleh
dan sepasang anting yang tak pernah terpakai
perempuan kaca
tertelanjangi
lebih baik bersembunyi
tak terlihat dan tak tercemar
karena kaca kadang sedikit berembun dan bernoda
dan kau tertelanjangi oleh imaji sang pengaca
apakah salah??
lakukan semau mu
kau berdiri disana dari pada bersembunyi
dan mereka melihat dan berimaji
karena mereka menyelematkan imaji mereka
dan kamu menyelamatkan pesonamu
tertelanjangi dalam imaji
andai kau memilih bersembunyi
tentu mereka pun tak terinspirasi
berimaji dalam siang terang
Diposting oleh
abie...
di
12:01 AM
0
komentar
Label: puisi
16 June 2007
namanya "tertawa"
senyap dengan tawa
kata hati kecil melihat rona
nyawanya tak bertubi
hilang ketika terperosok
apakah ambisi mulai berontak??
dan nurani memilih bersembunyi??
tengok kata kepala
didalamnya tak ada berhala
hanya kita
sedang tertawa
Diposting oleh
abie...
di
12:54 AM
0
komentar
Label: puisi
14 June 2007
juz trying
when a cold heart try to be warm...
did it see a rainbow???
juz trying...
Diposting oleh
abie...
di
4:23 AM
0
komentar
Label: puisi
ritual lama
miz de moment...
when i had a vision...
when i could see d sky without cloud...
when i could put my range far away from there...
i miz dat moment...
when everything black i see as white...
i miz de moment when im being a loyal prayer...
dat put d sky on my chin, and mustadhafin in my shoulder...
i miz to being me...
a long time to go...
to be me...
Diposting oleh
abie...
di
4:16 AM
0
komentar
Label: puisi
12 June 2007
menarik urat syaraf
meronta, mencoba menarik urat syaraf...
siapakah kini?? apakah aku yang terlihat dalam terang
ataukah aku yang terlihat dalam gelap
nyanyinya suntuk
gilang gemilang dalam rona
esok hari akan tiba
disambut camar dan gemulai angin
tak sedingin pagi kemarin
mudah-mudahan...
Diposting oleh
abie...
di
4:33 PM
0
komentar
Label: puisi
11 June 2007
senin pagi
entah apa kata setan bila melihat kawannya disini...
menyambut pagi dengan dingin disaat musim panas mencoba menyapa...
hari ini pagi dingin dengan panas terik disaaat siang...
arrggghhhh... kemana lari suasana, tak sanggup tanpa bayangnya...
esok hari tak ada yang tahu, tapi mungkin esok aku ada disana, sendiri...
Diposting oleh
abie...
di
10:04 AM
0
komentar
Label: puisi
07 May 2007
kembali
keluar...
mengintip...
mencari waktu yang bersembunyi...
apakah masih ada aku??
Diposting oleh
abie...
di
6:50 PM
0
komentar
Label: puisi
28 March 2007
Satu Zaman, Seribu Penyangga
Pernahkah terdengar suara azan yang begitu menyayat hati?
Suara azan yang datang disaat badai tsunami menghantam.
Disaat gema orang-orang fakir memekakkan telinga.
Disaat apatis melihat orang-orang terdzalimi.
Patutkah air mata membayar semua?
Disaat beribu-ribu masjid berdiri megah.
Disaat berjuta-juta manusia memekikkan kepeduliannya.
Sudah berlalu,
Disaat pendidikan dinafkahi oleh keringat orang lain.
Disaat berjuta-juta ibnu sabil terputus karena kehilangan penyangga.
Disaat para pemimpin diharapkan, disaat calon pemimpin dibentuk.
Setahun akan berlalu, puluhan tahun bahkan
ratusan hingga ribuan.
Kedzaliman akan bertemu keadilan.
Disaat buih-buih itu hilang tersapu oleh dominasi lautan.
Ombak akan datang begitu juga angin.
Apakah pemimpin akan terus terpencar?
Disaat ratusan calon pemimpin menatap langit.
Dan bertekad merubah segalanya.
Abad itu akan datang, peradaban itu akan muncul.
Bukan disaat satu dua orang menjadi satu.
Tapi ratusan calon pemimpin itu bersatu.
Untuk tumbuh dan bertekad perubahan hanya tinggal waktu.
Teratai pun mekar,
Pemimpin mendapatkan rakyat untuk dibela.
Tenggelam dalam tanggung jawab.
Apakah zaman bisa melukai?
Bila bukan satu-dua, tapi berpuluh,
ratusan bahkan ribuan dalam satu zaman.
Beda tempat dan ruang, dalam satu visi yang sama.
Pemimpin, siapakah kau? Dan yang kau bela?
[publish at: 03 Februari 2006]
Diposting oleh
abie...
di
4:41 PM
0
komentar
Label: puisi
25 February 2007
25 february 2007
lelah..
tapi coba kau lihat...
inspirasi, harapan, cita menajdi sebuah logika realita
menari diatas kesangsian, yang kau sebut angan-angan
.
bila jemariku bisa berbicara
satu hal yang akan coba ku katakan
keringat yang suka menggoda
adalah kawan, bergumul dengan mesranya penat
.
kau tak melihat
tapi kini aku mencium bau wangi
wanita yang duduk disampingku
dan kami hening dalam diam
.
mencari angan, mencari kegalauan
tapi melihat pun cukup
biar nasib yang menuntun kemudian
.
tidak lari oleh pengkhianatan
atas logika
atas realita
atas keinginan
.
menjadi kuat
disaat hati sedikit lemah
oleh pemujaan
dan aku terlelap
.
untuk dia yang dikanan...
Diposting oleh
abie...
di
5:34 PM
1 komentar
Label: puisi
24 February 2007
terima kasih raga
--
YM: [ eaton_gai ]
gination has no wings to fly high [m. ali]
vision is the art of seeing things invisible [..]
a leader is one who dares to take the plunge, while others hesitates [..]
Leadership is a matter of having people look at you and gain confidence [..]
challenge requires some adventurers [abie-jiwandaru]
Diposting oleh
abie...
di
9:49 AM
0
komentar
Label: puisi
14 February 2007
tak perlu ada asa karena inspirasi telah menjadi abadi
dia lelap... nyenyak...
lalu kami meratap...
sedikit yang menatap...
kebelakang lalu berputar kedepan... jauh...
itu bunga bangsaku...
tumbuh, bersemai bukan di hutan bangsaku... malang...
kerena seorang prajurit
menelisik peluru diantara madu...
dia lelah
tapi tak menyerah
mencari menang, kalah.. pilih....
tapi tidak menyerah...
menjadi memori...
atas inspirasi...
besok...
atau lusa...
prancis - jakarta...
terisak, tersedih, tersedu...
telah gugur bunga bangsaku...
history will absolve you..
--
st. jabok
Diposting oleh
abie...
di
5:39 PM
0
komentar
Label: puisi
13 February 2007
senyap
dia pergi...
dan hari ini senyap...
memori itu tak berulang
walau hendak dipaksakan...
untuk dia yang tak pernah ku kenal dan mengenalku...
atas nama inspirasi..
Diposting oleh
abie...
di
9:26 PM
0
komentar
Label: puisi
04 February 2007
demi waktu
waktu ku habis
dan tanda itu telah muncul
menunggu beberapa tanda lagi
untuk menjadikannya sempurna
demi waktu...
Diposting oleh
abie...
di
8:53 PM
0
komentar
Label: puisi
sayang kau tak peduli
apa yang menyenangkan...
beribu kata dilontarkan...
hanya untuk menenangkan...
menutupi satu kondisi...
dan apa yang menyenangkan...
bagi si pendengar...
mengambil kesimpulan...
kondisi ini akan selalu terkenang...
berikut orang-orang didalamnya...
ini yang membedakan biasa dan luar biasa....
sayang kau tak peduli
Diposting oleh
abie...
di
8:51 PM
0
komentar
Label: puisi
03 February 2007
lagu damai
ingin sejahtera
tidak banjir
tidak kering
tidak bencana
ingin makmur
tidak miskin
tidak dzalim
tidak petaka
tuhan
aku datang
jadikan hujan rintik
sinar matahari yangteduh
beri waktu
tegakkan keadilan
hujam kemunafikan
teror bagi pengkhianat
Diposting oleh
abie...
di
3:24 PM
0
komentar
Label: puisi
bunda aku pulang...
Bunda
Suatu saat aku akan merindu
menjadi berbeda di musim yang sama
hanya senyum
hanya tawa
hanya gembira
Jangan tanya
biar aku memilih
Di sisi mu aku hanya berbagi cerita
yangtak kubagi dengan yang lain
menjadi aku
di depanmu
hanya ceria
Diposting oleh
abie...
di
3:21 PM
0
komentar
Label: puisi
Recommended
-
Satu Pelampung Dua Hati - Barangkali cinta sejati memang tidak selalu datang dengan bunga, makan malam romantis, atau kata-kata indah yang diucapkan sambil bergandengan tangan. Kada...2 weeks ago
-
Style - One of the things that makes a relation last is compatibility in style. Style has nothing to do with good or bad, but rather on things that make you comfor...7 years ago
-
-
-
-
-
-
